Rabu, 12 Juni 2013

Pengertian Perangkat Keras Komputer

Perangkat Keras Komputer adalah semua bagian fisik komputer yang berfungsi untuk memberikan masukan, mengolah dan menampilkan keluaran, dan digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang telah diprogramkan. Tetapi secara gampangnya kita dapat mengambil empat kata pertama dari pengertian tersebut yaitu semua bagian fisik komputer, karena definisi perangkat keras menurut bahasa memang adalah bentuk fisik yang dapat dirasakan oleh pancaindera.
Perangkat keras juga merupakan bagian dari sistem komputer. Dimana perangkat keras komputer berfungsi sebagai eksekutor dari perintah yang telah diprogramkan melalui perangkat lunak yang ditanamkan pada perangkat keras. Jadi perangkat keras bukan hanya berarti sebuah benda yang dapat dirasakan pancaindera tetapi juga harus memiliki keterkaitan dengan sistem komputer melalui perangkat lunak.

Pembagian Perangkat Keras Komputer.

Perangkat keras komputer sesuai dengan pembagian tugasnya dibagi menjadi tiga, yaitu :
1. Perangkat Keras Input (Masukan)
Perangkat keras input adalah segala sesuatu perangkat keras yang memberikan inputan atau masukan kepada sistem untuk diproses. Dari pengertian ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa setiap perangkat keras yang mempunyai bentuk inputan dapat tergolong sebagai Perangkat Keras Input. bentuk inputan disini berarti perangkat keras tersebut mempunyai sesuatu untuk ditekan, digerakkan atau dapat menerima perintah kita dalambentuk lain untuk diteruskan kepada sistem sebagai inputan.
Beberapa Contoh dari Perangkat Keras Input adalah:
Keyboard
Keyboard adalah sekumpulan tombol yang berfungsi untuk memberikan intruksi berupa huruf ataupun angka. Seperti namanya, keyboard berbentuk seperti papan dengan banyak tombol diatasnya. Tombol standart dari keyboard berupa huruf dan angka.
Dulu pada saat perakitan komputer belum semaju sekarang, keyboard adalah satu-satunya alat input. tetapi karena perkembangan komputer, keyboard hanya digunakan untuk mengetikkan huruf maupun angka.

Mouse
Mouse adalah alat input yang berfungsi untuk menggerakkan kursor atau pointer pada layar monitor. Mouse baru diperkenalkan sebagai alat input setelah adanya sistem operasi windows yang memungkinkan seorang pengguna untuk menunuk kemudian memilih sesuatu dengan menggunakan mouse.
Mouse (tikus) dinamai seperti itu karena memang bentuknya yang kecil dan seperti tikus. Mouse mempunyai dua tombol dasar yaitu kiri dan kanan, tetapi dalam perkembangannya mouse sekarang telah memiliki lebih dari dua tombol. Bunyi klik pada saat kita menekan tombol merupakan identitas dari sebuah mouse.
Scanner
Scanner atau alat pemindai adalah alat yang mampu menerjemahkan gambar analog menjadi sebuah gambar elektronik. Dengan bantuan cahaya yang ditembakkan oleh komponennya, bagian komponen lain yang berfungsi sebagai layar menangkap gambar tersebut kemudian merubahnya menjadi gambar dalam bentuk elektronik.
Scanner mempunyai bentuk seperti dua papan yang saling menumpuk dan dapat dibuka dengan berporos pada salah satu sisinya. Diantara kedua buah papan itulah disematkan gambar maupun dokumen yang akan dipindai/scan.
2. Perangkat Keras Pemrosesan
Perangkat keras pemrosesan disini yang dimaksud adalah prosessor/CPU. Prosessor adalah otak dari sebuah sistem, otak dari sebuah komputer, dan otak dibalik segala yang dilakukan oleh sistem maupun komputer. Prosessor sebagai perangkat keras pemrosesan mempunyai tiga buah perangkat pembentuknya yaitu:
Control Unit (CU)
Control Unit merupakan inti dari sebuah prosessor. CU berfungsi mengatur kerja utama dalam sebuah prosessor yaitu Sequencing Logic, Control Unit Register and Decoder, dan Control Memory.  
Arithmetic Logic Unit (ALU)
Arithmetic Logic Unit adalah bagian dari prosessor yang berfungsi untuk menyelesaikan perhitungan matematika dengan bantuan rumus logika sederhana. 
Register
Register adalah tempat penympanan data sementara yang berada didalam Prosessor untuk menunggu proses perhitungan atau perhitungan kembali oleh ALU.

CPU Interconnection
CPU interconection ditemukan setelah adanya prosessor dengan lebih dari satu inti. Bagian prosessor inilah yang menghubungkan inti-inti tersebut dan mengatur lalu lintas datanya.
3. Perangkat Keras Output (Keluaran)
Perangkat keras Output berarti bagian akhir sebuah proses. Didalam perangka keras output, data dan informasi yang telah diolah oleh perangkat keras pemrosesan ditampilkan. Baik dalam bentuk fisik maupun elektronik, analog atau digital.
Contoh-contoh dari perangkat keras output adalah:
Layar monitor
Layar monitor menampilkan hasil dari inputan kita yang telah diproses oleh bagian pemrosesan. Layar monitor menghasilkan output berupa gambar elektronik yang ditampilkan pada layarnya. Layar monitor ini merubah data dari sebuah data gambar di CPU menjadi gambar yang dapat kita lihat di layar monitor.
Speaker
Speaker merupakan perangkat yang mengeluarkan suara dari data dan informasi yang diolah oleh CPU kita. Speaker merubah data menjadi sebuah gelombang bunyi sehingga kita dapat mendengarkan lagu darinya.
Printer
Printer adalah perangkat keras keluaran yang menghasilkan keluaran berupa tulisan dan gambar secara fisik melalui media kertas. Dengan adanya printer, gambar dan tulisan pada layar komputer mampu kita aktualisasikan dengan bantuan media kertas.
4. Perangkat Keras Penyimpanan
Perangkat keras penyimpanan (memori) adalah tempat dimana samua data baik yang masih akan diproses ataupun yang telah selesai diproses disimpan. Perangkat keras penyimpanan dapat dibagi menjadi dua macam menurut kecepatan dan kemampuannya dalam menyimpan.
Memori Primer, yaitu perangkat keras penyimpanan yang kecepatan datanya sangat cepat tetapi data yang disimpan tidak permanen. Data di memory ini hanya dapat bertahan saat ada daya listrik yang mengalirinya (volatile). Memori ini berfungsi untuk membantu kerja prosessor untuk menyimpan data sementara disaat prosessor sedang mengeksekusi data lain. Memori jenis ini adalah jenis Random Acces Memory (RAM).
Memori Sekunder, yaitu perangkat keras penyimpanan yang kecepatan datanya lebih lambat tetapi data didalamnya dapat bertahan meskipun suplai daya telah dihentikan. Memory jenis ini berfungsi untuk menyimpan data yang telah diolah sehingga dapat dimanfaatkan kembali. Contohnya: Harddisk, SSD, Flashdisk, dll

5 Cara Praktis dan Efektif Untuk Mempromosikan Produk Anda



Media online khususnya social media seperti facebook dan twitter telah mempengaruhi bisnis pemasaran secara luar biasa dalam beberapa tahun terakhir.
Kekuatan “word of mouth (or thumb..? )” , memang tidak bisa dipungkiri lagi, informasi dapat menyebar dengan begitu cepatnya di twitter. Tidak sedikit pemilik brand besar yang sudah ikut terjun ke dalam pemasaran jenis baru ini dengan budget yang juga tidak kecil.
Sepesat apapun dunia pemasaran online, tapi masih ada dunia besar yang terbuka untuk pemasaran offline dan tidak boleh disepelekan. Menempatkan semua anggaran iklan Anda ke dalam satu bentuk iklan adalah strategi pengembangan bisnis yang buruk. Iklan harus konsisten, baik itu di media online maupun offline, dan harus dapat mengambil keuntungan (exposure) dari setiap media yang ada.
Pemasaran offline memiliki tantangannya sendiri bagi setiap pemilik bisnis, tapi pemasaran offline tidak sesulit seperti yang dibayangkan, dan dalam kebanyakan kasus, pemasaran offline akan memiliki dampak yang berbeda untuk bisnis Anda. Pemasaran offline dapat membantu memperkuat merek atau nama produk tertentu, dan dapat memberikan efek agar pelanggan ingin datang kembali. Pemasaran offline yang baik tidak harus mahal. Ada cara sederhana untuk memanfaatkan ruang yang ada untuk kebutuhan pemasaran offline Anda.


Table Tents – Sisipan meja salah satu cara yang paling efektif untuk mengiklankan produk atau jasa Anda di dunia offline. Pemilik restoran selalu menggunakan sisipan meja untuk meningkatkan penjualan mereka. Bayangkan, apakah ada cara yang lebih baik untuk menjual hidangan penutup yang lezat kepada pelanggan yang sedang lapar-laparnya selain dengan menunjukkan gambar sebuah foto ice cream sandwich dengan lelehan coklat dan buah strawberry segar di sisinya? Foto tersebut akan terpampang di depan mereka sepanjang waktu mereka makan. Table tents adalah bentuk yang sangat baik dari pemasaran offline yang tidak boleh diabaikan. Jika bisnis Anda tidak menggunakan mereka, maka bisnis Anda kehilangan peluang yang bisa berubah menjadi uang di meja kasir Anda.


Brochure Holder - Brosur masih merupakan cara yang sangat populer untuk mengiklankan produk atau bisnis di dunia offline, tetapi Anda tidak bisa berharap banyak jika Anda hanya meletakkan brosur Anda di meja. Mereka harus ditempatkan dalam dudukan menarik yang akan tertangkap mata setiap orang yang lewat.


Namecard Holder - Kartu nama masih merupakan salah satu media promosi yang mutlak untuk menyampaikan informasi mengenai bisnis Anda ke tangan orang-orang yang akan menjadi calon pelanggan Anda. Namecard Holder atau dudukan kartu nama akan membuat kartu nama Anda mudah dilihat oleh seseorang yang tertarik pada produk atau bisnis Anda. Banyak tamu yang “malas” mengganggu karyawan Anda hanya untuk meminta satu kartu nama. Jangan pernah meremehkan kekuatan dari kartu nama.


Merchandise Display - Menjual pernak-pernik tambahan (merchandise) seperti mug dan ballpoint tidak hanya cara yang bagus untuk mendapatkan keuntungan ekstra, tetapi juga cara yang efektif untuk membantu memperkuat merek Anda di dunia offline. T-shirt dan topi dengan nama atau logo perusahaan adalah salah satu cara yang paling popular (contoh; Hard Rock Café), tetapi Anda akan membutuhkan merchandise display untuk membantu menunjukkan merchandise Anda kepada para pelanggan.


Acrylic Sign Holder – Menampilkan foto-foto produk maupun logo atau merek dengan jelas adalah salah satu cara terbaik untuk beriklan di dunia offline. Anda harus memiliki banyak ruang kosong di dinding untuk menggantung beberapa poster, dan acrylic sign holder adalah cara yang tepat untuk menarik perhatian mata pelanggan kepada produk Anda.


Pemasaran offline tidak begitu sulit. Anda hanya harus berpikir sedikit lebih kreatif dan Anda harus bekerja dengan cerdas, bukan keras. Simpan tips ini dalam pikiran ketika Anda mulai menyebarkan berita tentang bisnis Anda di dunia offline.Jadi, selamat mencoba dan bekerja keras !