Perangkat Keras Komputer adalah semua bagian fisik komputer
yang berfungsi untuk memberikan masukan, mengolah dan menampilkan
keluaran, dan digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang
telah diprogramkan. Tetapi secara gampangnya kita dapat mengambil empat
kata pertama dari pengertian tersebut yaitu semua bagian fisik komputer,
karena definisi perangkat keras menurut bahasa memang adalah bentuk
fisik yang dapat dirasakan oleh pancaindera.
Perangkat keras juga merupakan bagian dari sistem komputer. Dimana perangkat keras komputer berfungsi
sebagai eksekutor dari perintah yang telah diprogramkan melalui
perangkat lunak yang ditanamkan pada perangkat keras. Jadi perangkat
keras bukan hanya berarti sebuah benda yang dapat dirasakan pancaindera
tetapi juga harus memiliki keterkaitan dengan sistem komputer melalui perangkat lunak.
Pembagian Perangkat Keras Komputer.
Perangkat keras komputer sesuai dengan pembagian tugasnya dibagi menjadi tiga, yaitu :
1. Perangkat Keras Input (Masukan)
Perangkat keras input adalah segala sesuatu perangkat keras yang
memberikan inputan atau masukan kepada sistem untuk diproses. Dari
pengertian ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa setiap
perangkat keras yang mempunyai bentuk inputan dapat tergolong sebagai
Perangkat Keras Input. bentuk inputan disini berarti perangkat keras
tersebut mempunyai sesuatu untuk ditekan, digerakkan atau dapat menerima
perintah kita dalambentuk lain untuk diteruskan kepada sistem sebagai
inputan.
Beberapa Contoh dari Perangkat Keras Input adalah:
Keyboard
Keyboard adalah sekumpulan tombol yang berfungsi untuk memberikan
intruksi berupa huruf ataupun angka. Seperti namanya, keyboard berbentuk
seperti papan dengan banyak tombol diatasnya. Tombol standart dari
keyboard berupa huruf dan angka.
Dulu pada saat perakitan komputer
belum semaju sekarang, keyboard adalah satu-satunya alat input. tetapi
karena perkembangan komputer, keyboard hanya digunakan untuk mengetikkan
huruf maupun angka.
Mouse
Mouse adalah alat input yang berfungsi untuk menggerakkan kursor atau
pointer pada layar monitor. Mouse baru diperkenalkan sebagai alat input
setelah adanya sistem operasi windows yang memungkinkan seorang pengguna
untuk menunuk kemudian memilih sesuatu dengan menggunakan mouse.
Mouse (tikus) dinamai seperti itu karena memang bentuknya yang kecil dan
seperti tikus. Mouse mempunyai dua tombol dasar yaitu kiri dan kanan,
tetapi dalam perkembangannya mouse sekarang telah memiliki lebih dari
dua tombol. Bunyi klik pada saat kita menekan tombol merupakan identitas
dari sebuah mouse.
Scanner
Scanner atau alat pemindai adalah alat yang mampu menerjemahkan gambar
analog menjadi sebuah gambar elektronik. Dengan bantuan cahaya yang
ditembakkan oleh komponennya, bagian komponen lain yang berfungsi
sebagai layar menangkap gambar tersebut kemudian merubahnya menjadi
gambar dalam bentuk elektronik.
Scanner mempunyai bentuk seperti dua papan yang saling menumpuk dan
dapat dibuka dengan berporos pada salah satu sisinya. Diantara kedua
buah papan itulah disematkan gambar maupun dokumen yang akan
dipindai/scan.
2. Perangkat Keras Pemrosesan
Perangkat keras pemrosesan disini yang dimaksud adalah prosessor/CPU.
Prosessor adalah otak dari sebuah sistem, otak dari sebuah komputer, dan
otak dibalik segala yang dilakukan oleh sistem maupun komputer.
Prosessor sebagai perangkat keras pemrosesan mempunyai tiga buah
perangkat pembentuknya yaitu:
Control Unit (CU)
Control Unit merupakan inti dari sebuah prosessor. CU berfungsi mengatur
kerja utama dalam sebuah prosessor yaitu Sequencing Logic, Control Unit
Register and Decoder, dan Control Memory.
Arithmetic Logic Unit (ALU)
Arithmetic Logic Unit adalah bagian dari prosessor yang berfungsi untuk
menyelesaikan perhitungan matematika dengan bantuan rumus logika
sederhana.
Register
Register adalah tempat penympanan data sementara yang berada didalam
Prosessor untuk menunggu proses perhitungan atau perhitungan kembali
oleh ALU.
CPU Interconnection
CPU interconection ditemukan setelah adanya prosessor dengan lebih dari
satu inti. Bagian prosessor inilah yang menghubungkan inti-inti tersebut
dan mengatur lalu lintas datanya.
3. Perangkat Keras Output (Keluaran)
Perangkat keras Output berarti bagian akhir sebuah proses. Didalam
perangka keras output, data dan informasi yang telah diolah oleh
perangkat keras pemrosesan ditampilkan. Baik dalam bentuk fisik maupun
elektronik, analog atau digital.
Contoh-contoh dari perangkat keras output adalah:
Layar monitor
Layar monitor menampilkan hasil dari inputan kita yang telah diproses
oleh bagian pemrosesan. Layar monitor menghasilkan output berupa gambar
elektronik yang ditampilkan pada layarnya. Layar monitor ini merubah
data dari sebuah data gambar di CPU menjadi gambar yang dapat kita lihat
di layar monitor.
Speaker
Speaker merupakan perangkat yang mengeluarkan suara dari data dan
informasi yang diolah oleh CPU kita. Speaker merubah data menjadi sebuah
gelombang bunyi sehingga kita dapat mendengarkan lagu darinya.
Printer
Printer adalah perangkat keras keluaran yang menghasilkan keluaran
berupa tulisan dan gambar secara fisik melalui media kertas. Dengan
adanya printer, gambar dan tulisan pada layar komputer mampu kita aktualisasikan dengan bantuan media kertas.
4. Perangkat Keras Penyimpanan
Perangkat keras penyimpanan (memori) adalah tempat dimana samua data
baik yang masih akan diproses ataupun yang telah selesai diproses
disimpan. Perangkat keras penyimpanan dapat dibagi menjadi dua macam
menurut kecepatan dan kemampuannya dalam menyimpan.
Memori Primer, yaitu perangkat keras penyimpanan yang kecepatan
datanya sangat cepat tetapi data yang disimpan tidak permanen. Data di
memory ini hanya dapat bertahan saat ada daya listrik yang mengalirinya
(volatile). Memori ini berfungsi untuk membantu kerja prosessor untuk
menyimpan data sementara disaat prosessor sedang mengeksekusi data lain.
Memori jenis ini adalah jenis Random Acces Memory (RAM).
Memori Sekunder, yaitu perangkat keras penyimpanan yang kecepatan
datanya lebih lambat tetapi data didalamnya dapat bertahan meskipun
suplai daya telah dihentikan. Memory jenis ini berfungsi untuk menyimpan
data yang telah diolah sehingga dapat dimanfaatkan kembali. Contohnya:
Harddisk, SSD, Flashdisk, dll











